Senin, 22 Januari 2018

Manfaat Psikologis Bermain Squishy bagi Anak


Bahan :
-         Conditioner
-         Tepung maizena
-          Pewarna makanan
-          Sarung tangan

Cara Pembuatan :
-          Masukan dan aduk rata tepung maizena dan conditioner kedalam wadah
-          Jika sudah tercampur dengan rata, masukan pewarna makanan

Manfaat bagi Anak :
1.      Membuat Membuat Anak Tetap Tenang
Karena mainan ini bentuknya lucu-lucu dan menggemaskan anak-anak pasti suka memainkannya. Karena nggak perlu usaha besar untuk memainkannya, anak-anak segala usia bisa memainkannya tanpa stres, sehingga mereka tetap tenang.
Kalau anak-anak sedang kesal, kita juga bisa minta mereka melepaskan energinya dengan meremas-remas squishy ini. Seperti stress ball, squishy juga ditengarai bisa membantu melepaskan stress.
Mengapa bisa begitu? Kono saat menggenggam squishy ada stimulasi pada saraf-saraf di tangan yang terhubung langsung dengan otak. Ketika seseorang menggenggam stres ball atau squishy dengan kuat, lalu melepaskannya kembali, pembuluh darah yang sebelumnya tegang karena dipengaruhi oleh kortisol (hormon stres) akan kembali longgar. Hal ini akan membuat suplai oksigen yang sebelumnya terhambat akibat sirkulasi darah yang tidak baik kembali terpenuhi.
2.      Meningkatkan Fokus
Dalam sebuah penelitian tahun 2006 menyebut siswa kelas enam yang diberi stress ball yang mirip squishy terbukti meningkat kemampuan menulis, perhatian, dan interaksinya dengan teman-temannya.
Roland Rotz, Ph.D., seorang psikolog menyebut tindakan berirama dan berulang-ulang seperti saat memainkan fidget spinner dan squishy bisa bertindak sebagai stimulus yang merangsang produksi dopamin di otak. Dopamin sendiri merupakan pengendali pusat penghargaan dan kesenangan di otak.
Kata Rotz, dengan menggunakan mainan semacam itu, saat siswa melakukan tugas yang tidak disukai, mereka dapat lebih fokus pada pekerjaannya karena otak siswa tersebut terus terlibat.
3.      Memperkuat Koordinasi Motorik Halus
"Dari manfaat fisik, dengan memijat squishy sebetulnya kita memperkuat koordinasi motorik halus terutama jari-jari dan telapak tangan," tutur psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, MPsi, dikutip dari detikHealth.
4.      Meningkatkan Wawasan Anak
Karena bentuk squishy yang aneka rupa, maka bisa membantu anak-anak memperluas wawasannya. Misalnya, dari squishy, anak bisa mengenal nama aneka buah dan sayur. Bahkan ada beberapa squishy yang bentuknya menyerupai binatang, sehingga bisa menjadi sarana belajar anak juga.
5.      Meningkatkan Kreativitas dan Kemampuan Sosial Anak
Dari berbagai squishy yang dimiliki, anak bisa meningkatkan kreativitasnya. Misalnya, anak bisa berkreasi menyusun toko dengan mengelompokkan sayur di bagian tertentu, buah di bagian yang lain, dan seterusnya.

Nah, saat anak main toko-tokoan atau jual-jualan, bisa meningkatkan kemampuan sosial, karena di sini mensyaratkan interaksi dengan teman-temannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar