Jumat, 22 September 2017

3Pa07 PENGEMBANGAN REATIVITAS DAN KEBERBAKATAN

KEBERBAKATAN DAN KREATIVITAS

PENGERTIAN KEBERBAKATAN



Bakat adalah kemampuan yang merupakan sesuatu yang melekat (inherent) dalam diri seseorang, merupakan bawaan sejak lahir dan terkait dengan struktur otak.  Definisi Columbus Group, bakat adalah 'asynchronous development', yakni kemampuan kognitif di atas rata-rata, mempunyai intensitas kuat yang dipadu dengan pengalaman dan kesadaran diri yang secara kualitatif berbeda dengan orang normal. Renzulli (1981), bakat merupakan gabungan dari tiga unsur esensial yang sama pentingnya dalam menentukan keberbakatan seseorang, yakni kecerdasan, kreativitas, dan tanggungjawab. Menurut Tedjasaputra, MS (2003), bakat adalah kondisi seseorang yang dengan suatu pendidikan dan latihan memungkinkan mencapai kecakapan, pengetahuaan dan keterampilan khusus.
Menurut Widodo Judarwanto 2007, keberbakatan adalah kemampuan intelektual atau kecerdasan diantaranya meliputi kemampuan intelektual musik, matematika, fisika, kimia, elektronika, informasi tehnologi, bahasa, olahraga dan berbagai tingkat kecerdasan di berbagai bidang lainnya yang kemampuannya jauh di atas rata-rata anak seusianya.
Renzulli menarik kesimpulan bahwa yang menentukan keberbakatan seseorang pada hakikatnya adalah tiga kelompok ciri-ciri sebagai berikut:
a.     Kemampuan di atas rata-rata
b.    Kreativitas tinggi
c.     Pengikatan diri atau tanggung jawab terhadap tugas (task commitment)

PENGERTIAN KREATIVITAS

Kreativitas adalah Kreativitas merupakan potensi yang dimiliki setiap manusia dan bukan yang diterima dari luar diri individu. Kreativitas yang dimiliki manusia, lahir bersama lahirnya manusia tersebut. Sejak lahir individu sudah memperlihatkan kecenderungan mengaktualisasikan dirinya.
Menurut Conny R Semiawan (2009) kreativitas adalah modifikasi sesuatu yang sudah ada menjadi konsep baru. Dengan kata lain, terdapat dua konsep lama yang dikombinasikan menjadi suatu konsep baru.
Menurut Chandra (1994) kreativitas merupakan kemampuan mental dan berbagai jenis ketrampilan khas   manusia   yang   dapat   melahirkan   pengungkapan   unik, berbeda, orisinal, sama sekali baru, indah, efisien, tepat sasaran dan tepat guna.
Menurut Jawwad (2004) kreativitas adalah kemampuan berpikir untuk meraih hasil-hasil yang variatif dan baru, serta memungkinkan untuk diaplikasikan, baik dalam  bidang  keilmuan,  keolah  ragaan,  kesusastraan,  maupun    bidang kehidupan lain yang melimpah.
Ciri – Ciri Pribadi Yang Kreatif
Pribadi / Individu / orang / anak yang kreatif umumnya mempunyai ciri – ciri sebagai berikut :
·         Imajinatif
·         Mempunyai prakarsa
·         Mempunyai minat yang luas
·         Mandiri dalam berpikir
·         Melit
·         Senang berpetualangan
·         Penuh energi
·         Siap menghadapi resiko
·         Percaya diri
·         Siap menghadapi resiko
·         Berani dalam pendirian dan keyakinan;

HUBUNGAN KEBERBAKATAN DAN KREATIVITAS
Konsepsi “ Three-Ring Conception” dari Renzulli dan kawan – kawan ( 1981), yang menyatakan bahwa tiga ciri pokok yang merupakan kriteria ( persyaratan) keberbakatan ialah keterkaitan antara:
a.      Kemampuan umum di atas rata – rata
Salah satu kesalahan dalam identifikasi anak berbakat ialah anggapan bahwa hanya kecerdasan dan kecakapan sebagaimana diukur dengan tes prestasi belajar yang menentukan keberbakatan dan produktivitas kreatif seseorang. Terman (1959) yang dalam penelitiannya terhadap anak berbakat hanya menggunakan kriteria inteligen, dalam tulisan – tulisannya kemudian mengakui bahwa inteligensi tinggi tidak sinonim dengan keberbakatan. Wallach (1976) menunjukkan bahwa mencapai skor tertinggi pada tes akademis belum tentu mencerminkan potensi untuk kinerja kreatif produktif.
Dalam istilah “ kemampuan umum” tercakup barbagai bidang kemampuan yang biasanya diukur oleh tes inteligensi, prestasi, bakat, kemampuan, mental primer, dan berpikir kreatif. Sebagai contoh adalah penalaran, verbal numerical, kemampuan spasial, kelancaran dalam memberikan ide, dan orisinalitas. Kemampuan umum ini merupakan salah atu kelompok keberbakatan di samping kreativitas dan “task – commitment”.

b.      Kreativitas di atas rata – rata
Kelompok (cluster) kedua yang dimiliki anak / orang berbakat ialah kreativitas sebagai kemampuan umum untuk menciptakan sesuatu yang baru, sebagai kemampuan memberikan gagasan – gagasan baru yang dapat diterapkan dalam pemecahan masalah, atau sebagai kemampuan untuk  melihat hubungan – hubungan baru antara unsur – unsur yang sudah ada sebelumnya.

c.       Pengikatan diri terhadap tugas ( task commitment cukup tinggi)
Kelompok karakteristik yang ketiga yang ditemukan pada individu yang kreatif produktif ialah pengikatan diri terhadap tugas sebagai bentuk motivasi yang internal yang mendorong seseorang untuk tekun dan ulet mengerjakan tugasnya, meskipun mengalami macam – macam rintangan atau hambatan, menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, karena ia telah mengikatkan diri terhadap tugas tersebut atas kehendaknya sendiri.
Galton meskipun menganut pandangan dasar genetis untuk keberbakatan dan “ genius “, namun dia percaya bahwa motivasi intrinsic dan kapasitas untuk bekerja keras merupakan kondisi yang perlu untuk mencapai prestasi unggul.
Manfaat dari definisi Renzulli ialah melihat keterkaitan antara tiga kelompok ciri sebagai persyaratan keberbakatan: kemampuan umum, kreativitas, dan motivasi ( pengikatan diri terhadap tugas).
Jadi, menurut definisi Renzulli, seseorang yang memiliki kreativitas pasti berbakat, tetapi seseorang yang berbakat belum tentu memiliki kreativitas.

MANFAAT PADA MAHASISWA
          Dalam dunia perkuliahan banyak sekali kegiatan eksternal yang dapat mendorong mahasiswa untuk meningkatkan tingkat kreativitasnya masing-masing. Kegiatan eksternal tersebut adalah UKM dalam naungan kampus sendiri. UKM adalah sebagai wadah bagi mahasiswa-mahasiswi untuk mengembangkan kreativitas intelektual dan kecerdasan dalam berorganisasi. Kreativitas disini memiliki 3 arti, yaitu : pikiran, perasaan dan keterampilan.
          Dalam berorganisasi mahasiswa juga dapat mengungkapkan semua apa yang dipikirkan, dapat mengungkapkan emosi, dan mengembangkan keterampilan yang dimiliki. Selain itu pula UKM mahasiswa dapat membangun kecerdasan dalam berorganisasi, belajar untuk menjadi pemimpin, dan belajar untuk bertanggung jawab.

CONTOH KREATIVITAS DAN BAKAT
Sebagai contoh, memiliki bakat bernyanyi. Maka saya akan mengasah bakat saya, dengan mengikuti kelas bernyanyi di luar kampus. Dan di dalam kampus saya pun akan mengasah kreativitas bernyanyi saya dengan mengikuti kelas paduan suara.